Sabtu, 25 Agustus 2012

si Naum


Jadi begini, karna sahabat gue alias computer berspeedy nya direbut si kakak pertama, dan kakak kedua plus adek terakhir gw lg ngedance korea gak jelas begono, aku jadi mulai boring mau ngapa. Bengong adalah jalan pintas terkeren yg gw ambil, dgn bengong gw dapet ide super jenius biar gak boring, dan ide itu adalah NAUM. Mata gw dukung seratus persen *bersorak-sorai “coblos partai naum, coblos partai naum”*. Tapi si hati kecil gue berbisik lirih *am, janganlah kau tidur, tidurlah pada waktunya,lakukan sesuatu yg bermanfaat, nyadar brow..nyadar  klo kau itu bla..bla..bla…jd harus bla..bla..bla…*
oklah klo beg..beg..beg..gitu… aku langsung lari ke hamam, hameehaameegaaa dgn bantuan kekuatan refleks gastrokolik gw buang si naum tidak pada tempatnya *padatempatnya ataupun gak padatempatnya terserah gue yg pentingkebuang*

Sabtu, 04 Agustus 2012

The Last Memoriam... 11 April 2012

   NB: sebuah tulisan yg gak sengaja ana temukan di kertas binder nya kak Nurul...

   Aduuuh....gigiku sakit banget... hampir aja gak jadi ikut olimpiade ekonomi, eh tapi dipaksain akhirnya ikut juga, sama Santi n Amanah. Tapi aku kecewa karena gak bisa buat belajar, tapi gpp lah. So pulang lomba, kita makan di bakso mutiara, tapi aku sangat kagum coz Pak Syaiful perhatian banget ma aku, ampe aku ketinggalan bentar aja ditanyain pake ngomong tega lagi ke Santi n Amanah.

Minggu, 01 Juli 2012

Terpaku

Jiwaku meluas
Puisimu bernafas
dan hatiku lepas

Indah hatimu
Membekukan nafsuku
Terimalah dariku
Kasih terima untukmu

Sabtu, 23 Juni 2012

Dunia itu Melenakan

    Banting tulang mandi keringat buat ISF & akhirusannah sudah selesai, saatnya istirahat dirumah. Sampai rumah, pasar malem menjerat hati adikkku dan kakakku. Sebagai kakak dan adik yang baik hati dan tidak sombong, saya turuti saja adikku dan kakaku.
    Amatilah....!!!, sesungguhnya banyak pelajaran yang bisa diambil dari semua yang kau lihat, kau dengar, dan kau rasakan. Sebuah kata yang menggambarkan keadaan yang telah saya rasakan malam ini adalah,  "Dunia itu Melenakan". Penuh fasilitas yang menyenangkan namun hanya sesaat, dunia ini penuh suara mengisi telinga, suara yang hanya menghibur telinga dan tak menghibur hati dan tak menyehatkan hati. Membuat suara merdu nan lembut penyentuh hati, penggugah keimanan tak diberi kesempatannya tuk mengisi jiwa.

Minggu, 17 Juni 2012

Aku Ingin Seperti Bulan Purnama di Tengah Gelapnya Malam









Ya Allah Yang Maha Membolak-Balikkan hati, Tetapkan Hatiku Pada AgamaMu dan Ketaatan Pada Mu

Kak, dia terlalu baik padaku, aku menyayanginya seperti aku menyayangi bapak kusendiri, bahkan aku jauh lebih dekat padanya daripada keluargaku sendiri.

Nb : ini cerita tentang sebuah misionaris, aku bingung menulisnya gimana...

Kak, Emang Kita Bisa Sukses tanpa Doa Seorang Ibu...?

Latar & Setting : Kelas 9C, senja nan sejuk, menjelang UKK
Ngomong-ngomong tentang larutan asam-basa nya kimia yang baru ana pelajari nich, saya jadi punya pertanyaan yg amat besar di otak ku, "keasaman ketiak saya dalam keadaan normal dan berkeringat berapa ya???" (bertanya-tanya sambil tersenyum-senyum sendiri). "Kak Amanah...", tiba-tiba suara sedikit merdu bin malu-malu kucing ala ulet keket menyambar telingaku yang sedang ikut-ikutan melamun. "Apa Shofi....???", suara itu pun kujawab dengan keanggunanku. Menurut aura wajahnya, sepertinya dia mau curcol ma gue nich..hexexeee PD..
Ternyata bener feelingku...